Astakamedia.com – Kota hujan tak hanya dikenal dengan udara sejuk dan wisata alamnya, tetapi juga terus menggoda lidah wisatawan dengan ragam kuliner khas yang semakin variatif. Dari jajanan legendaris hingga inovasi rasa kekinian, Bogor menjadi surga bagi pecinta kuliner.
Salah satu primadona kuliner yang tak pernah kehilangan pesonanya adalah Asinan Bogor. Di kawasan Suryakencana, pengunjung bisa menikmati asinan segar dengan paduan sayuran, buah, dan kuah kacang yang khas.
Tak jauh dari sana, Cungkring Pak Jumat yang berjualan di depan Plaza Jembatan Merah juga menjadi buruan para pelancong yang penasaran dengan rasa unik kikil sapi yang disajikan dengan lontong dan sambal kacang.
Tak hanya kuliner tradisional, Bogor juga dipenuhi kafe dan resto kekinian. Di kawasan Jalan Pajajaran dan Taman Kencana, deretan kafe dengan konsep unik dan menu fusion kian menjamur.
Salah satunya adalah Two Stories Café, tempat nongkrong favorit anak muda yang menawarkan hidangan western hingga makanan nusantara dengan tampilan estetik.
Inovasi kuliner juga terlihat dari hadirnya makanan viral seperti Kopi Susu Bogor dengan campuran gula aren lokal, serta Soto Mie Bogor Modern yang kini disajikan dalam bentuk rice bowl agar praktis dibawa dan disantap.
Sementara itu, pelaku UMKM kuliner di Bogor juga semakin kreatif. Di pasar mingguan dan bazar kuliner, pengunjung dapat menemukan olahan unik seperti brownies talas, cireng isi smoked beef, dan pizza mini dari singkong. Kuliner ramah kantong ini menjadi alternatif baru yang mendukung ekonomi lokal.
Pemerintah Kota Bogor pun mendukung geliat industri kuliner melalui berbagai event seperti Bogor Street Food Festival dan Pasar Kuliner UMKM, yang rutin digelar untuk memperkenalkan produk-produk lokal kepada wisatawan.
Dengan segala kelezatan dan keberagaman yang ditawarkan, kuliner Bogor tidak hanya mengisi perut tapi juga menyimpan cerita dan kenangan bagi siapa saja yang mencicipinya.***






