Astakamedia.com – Ikan cupang masih menjadi salah satu jenis ikan hias air tawar yang digemari masyarakat, terutama karena warna dan bentuk siripnya yang indah. Meski tren puncaknya sempat terjadi beberapa tahun lalu, hingga kini permintaan ikan cupang tetap stabil di pasaran.
Hobi memelihara ikan cupang tidak hanya memberikan nilai estetika, tetapi juga dianggap sebagai kegiatan yang bisa mengurangi stres.
Namun, untuk menjaga keindahan dan kesehatan ikan cupang, para penghobi perlu memperhatikan cara perawatan yang tepat.
Menurut sejumlah penghobi ikan hias, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam merawat cupang. Pertama, kualitas air menjadi faktor utama.
Air yang digunakan sebaiknya bersih dan bebas dari kandungan kimia berbahaya. Air endapan atau air sumur yang sudah didiamkan lebih dari 24 jam sering menjadi pilihan terbaik.
Kedua, pemberian pakan harus teratur. Ikan cupang sebaiknya diberi pakan alami seperti cacing sutra atau kutu air, yang kaya protein untuk menjaga warna dan energi. Pemberian pakan cukup dua kali sehari agar ikan tidak mengalami obesitas.
Selain itu, kondisi wadah atau akuarium juga perlu diperhatikan. Ikan cupang lebih nyaman hidup di wadah berukuran kecil hingga sedang, dengan sirkulasi air yang tenang.
Membersihkan wadah setidaknya seminggu sekali akan mencegah pertumbuhan lumut dan bakteri penyebab penyakit.
Cupang ikan tangguh, tapi tetap perlu perhatian. Kalau air kotor dan pakan tidak terkontrol, siripnya bisa cepat rusak dan warnanya pudar
Perawatan yang tepat akan membuat ikan cupang lebih sehat, warna lebih cerah, dan daya tariknya semakin indah.
Tidak sedikit penghobi yang kemudian menjadikan hobi ini sebagai peluang usaha dengan menjual cupang berkualitas tinggi ke pasar lokal maupun internasional.***






