Astakamedia.com – Kemunculan laron dalam jumlah besar kembali terlihat di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Fenomena ini apakah ini pertanda musim kemarau atau justru musim hujan?
Banyaknya laron yang keluar dari sarang merupakan indikasi kuat masuknya musim hujan. Laron atau rayap bersayap biasanya muncul sesaat setelah hujan turun atau ketika udara lembap dan suhu hangat kondisi yang umum terjadi menjelang dan pada awal musim penghujan.
Laron keluar ketika kelembapan udara meningkat dan tanah mulai basah. Itu sebabnya fenomena ini sering menjadi tanda awal musim hujan.
Kemunculan laron merupakan bagian dari siklus reproduksi rayap. Pada periode ini, ribuan laron meninggalkan koloni untuk mencari lokasi baru membentuk sarang.
Kondisi lingkungan yang basah sangat mendukung proses tersebut, sehingga kemunculan mereka cenderung meningkat pada pergantian musim kemarau ke musim hujan.
Meski sering dianggap mengganggu, fenomena laron sebenarnya umum terjadi dan bersifat alami. Namun, warga tetap diimbau mewaspadai potensi berkembangnya koloni rayap di area rumah, terutama pada bagian berbahan kayu.
Kemunculan serangga tertentu, termasuk laron, memang menjadi indikator alami bahwa curah hujan mulai meningkat di beberapa wilayah Indonesia.
Dengan intensitas hujan yang sudah mulai tinggi di sejumlah daerah, fenomena laron diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa minggu ke depan.***






