Astakamedia.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor melalui Bidang Binamuda mengadakan kegiatan Geladian Pimpinan Barung (Dianpinba) tingkat Siaga dan Geladian Pimpinan Regu (Dianpinru) tingkat Penggalang di SDN Papandayan, Kota Bogor, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan pembinaan kepemimpinan tersebut diikuti ratusan anggota Pramuka terpilih dari berbagai sekolah di Kota Bogor. Sebanyak 120 peserta tingkat Siaga dari jenjang SD dan 120 peserta tingkat Penggalang dari jenjang SMP mengikuti pelatihan secara aktif.
Program ini digelar untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, manajemen regu, serta membentuk karakter generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
Wakil Ketua Bidang Binamuda Kwarcab Kota Bogor, Herry Karnadi, mengatakan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk keterampilan dasar anak sejak usia dini.
Menurutnya, kegiatan Dianpinba dan Dianpinru tidak hanya melatih kedisiplinan, tetapi juga membantu meningkatkan kemampuan motorik, etika, hingga pola pikir kritis peserta.
“Kegiatan ini bertujuan membangun kemampuan dasar anak, mulai dari karakter, keterampilan motorik, hingga kemampuan memecahkan masalah yang sangat dibutuhkan siswa SD dan SMP,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, kemampuan problem solving menjadi salah satu fokus utama dalam pelatihan tersebut karena sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia pendidikan.
Selain itu, Kwarcab Kota Bogor juga mendorong anggota Pramuka untuk memperkuat kemampuan literasi bahasa.
Para peserta diharapkan mampu menguasai bahasa daerah, Bahasa Indonesia, serta Bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi perkembangan global.
Menurut Herry, pelestarian bahasa daerah menjadi bagian penting dalam menjaga kearifan lokal di tengah ancaman punahnya sejumlah bahasa tradisional. Di sisi lain, penguasaan Bahasa Inggris dinilai penting agar generasi muda mampu bersaing di tingkat internasional.
“Anak-anak harus tetap menjaga budaya lokal melalui bahasa daerah, namun juga perlu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris agar siap menghadapi persaingan global,” jelasnya.
Ia menambahkan, perpaduan antara kemampuan komunikasi dan keterampilan berpikir kritis diyakini dapat membantu perkembangan kecerdasan serta ketangkasan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan sosial.
Pelaksanaan kegiatan juga dikemas secara interaktif agar materi kepemimpinan dapat diterima peserta dengan lebih mudah dan efektif dalam waktu singkat.
Di akhir kegiatan, pihak Kwarcab Kota Bogor menyampaikan apresiasi kepada orang tua peserta dan seluruh panitia yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
Melalui kegiatan ini, Kwarcab berharap lahir generasi muda Pramuka Kota Bogor yang memiliki karakter kuat, kemampuan dasar kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.***






