Waspadai Motor Bekas Banjir, Ini Ciri-Ciri yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Membeli

Astakamedia.com – Membeli motor bekas bisa menjadi solusi ekonomis bagi banyak orang. Namun, pembeli harus waspada terhadap motor bekas yang banyak beredar di pasaran, terutama usai musim dengan intensitas tinggi.

Motor yang pernah terendam berpotensi mengalami kerusakan jangka panjang, terutama pada bagian mesin dan kelistrikan.

Bacaan Lainnya

Berikut ini sejumlah yang bisa membantu Anda mengenali motor bekas sebelum memutuskan untuk membelinya:

1. Periksa Bagian Rangka dan Baut
Motor bekas biasanya memiliki bekas karat atau korosi, terutama pada bagian rangka bawah dan baut-baut tersembunyi. Cek bagian dalam spakbor, kolong mesin, dan area yang jarang terjangkau air saat mencuci motor biasa.

2. Amati Kondisi Kelistrikan
Lampu yang redup, klakson lemah, atau indikator yang tidak normal bisa menjadi pertanda adanya masalah kelistrikan. Motor yang pernah terendam air sangat rentan mengalami korsleting dan gangguan sistem kelistrikan lainnya.

3. Cium Aroma Aneh di Jok atau Bagasi
Air sering meninggalkan bau lumpur atau bau tidak sedap. Jika bagian jok atau bagasi motor mengeluarkan aroma yang tidak wajar meski sudah dibersihkan, itu bisa menjadi pertanda motor tersebut pernah terendam.

4. Cek Oli dan Filter Udara
Oli yang berwarna keputihan atau seperti susu bisa menandakan adanya campuran air di dalam mesin. Begitu pula filter udara yang terlihat kotor, lembap, atau bahkan berbau apek, menandakan motor pernah terkena air dalam jumlah besar.

5. Perhatikan Riwayat Servis
Mintalah catatan servis atau tanyakan riwayat perawatan kendaraan kepada penjual. Motor yang dirawat secara resmi di bengkel biasanya memiliki rekam jejak perawatan yang bisa diperiksa.

6. Bawa Mekanik atau Ahli Motor
Jika Anda ragu, ajaklah mekanik terpercaya untuk memeriksa kondisi motor. Mekanik berpengalaman dapat mengidentifikasi tanda-tanda bekas dengan lebih teliti.

Dengan kewaspadaan dan pemeriksaan menyeluruh, Anda dapat terhindar dari kerugian akibat membeli motor bekas . Selalu prioritaskan kendaraan yang memiliki riwayat jelas dan kondisi mesin prima.***

Editor: Anjani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *