Astakamedia.com – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurul Yaqin yang berlokasi di Kp. Seremped RW 13, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, resmi membentuk kepengurusan baru untuk periode 2025–2030.
Proses pemilihan dilaksanakan dalam suasana khidmat dan kekeluargaan di Aula Majelis Dzikir Nurbuat MH. Ibrahim pada Sabtu, 10 Mei 2025.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars DMI.
Proses musyawarah mufakat digunakan sebagai metode utama dalam pemilihan, yang berlangsung hangat namun penuh semangat persatuan.
Hadir dalam kegiatan ini perwakilan DMI Kota Bogor, Ustadz Taryat, Ketua RW 13 Syahrul Hidayat, para Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus Majelis Ta’lim, remaja masjid, serta Brigade BKPRMI Masjid Nurul Yaqin.
Ketua RW 13, Syahrul Hidayat, menyampaikan apresiasi terhadap pengurus DKM periode sebelumnya.
“Terima kasih atas dedikasinya. Banyak kemajuan yang telah dicapai dalam menghidupkan masjid melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi umat,” ujarnya.
Ustadz Taryat dari DMI Kota Bogor juga menambahkan bahwa proses musyawarah yang dijalankan menjadi contoh baik bagi masjid-masjid lainnya.
“Inilah musyawarah yang benar. Tidak ada musyawarah di dalam musyawarah, dan tidak ada musyawarah di luar musyawarah,” tegasnya.
Melalui Rapat Paripurna yang berlangsung hingga akhir acara, Yono Supriyadi akhirnya terpilih sebagai Ketua DKM Masjid Nurul Yaqin periode 2025–2030. Dalam sambutannya, Yono menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan masjid.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kami berkomitmen untuk memajukan kegiatan ibadah, pendidikan, dan sosial di Masjid Nurul Yaqin,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memakmurkan masjid sebagai pusat kehidupan beragama di wilayah tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz MH. Ibrahim, selaku Ketua Majelis Dzikir dan Istighosah MH. Ibrahim, dengan harapan agar para pengurus yang baru mendapatkan kemudahan dan keberkahan dalam menjalankan amanah.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, Masjid Nurul Yaqin diharapkan semakin berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan yang inklusif dan membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar.***






